source : http://www.mail-archive.com/sarikata@yahoogroups.com/msg07584.html
Dua tahun hidup bersama dalam pernikahan membuat Amel merasa tertipu oleh
sifat Dito suaminya. Dulu selama 3 tahun pacaran tidak pernah sekalipun Amel
melihat Dito marah. Tapi kini ia baru sadar bahwa suaminya ternyata
mempunyai sifat temperamental yang makin lama membuat dirinya menjadi resah
sekaligus bingung menghadapinya. Melakukan kesalahan sepele saja suaminya
bisa langsung naik darah!
Bila pengalaman Anda sama dengan Amel, pasti Anda tak mau mengedepankan
rasa penyesalan yang berlarut-larut. Sebaiknya Anda mempelajari cara
menyikapinya:
* Pengaruh Polah Asuh*
Orang yang memiliki sifat temperamental mudah terpancing kemarahannya oleh
situasi atau keadaan di luar keinginannya. Sepenggal kata atau intonasi
bicara yang salah saja bisa menjadi bahan pertengkaran. Peter Andersen, Ph.D.,
penulis *The Complete Idiot’s Guide to Body Language* mengatakan, sifat ini
bisa disebabkan antara lain oleh faktor pola asuh yang diberlakukan dalam
keluarga dan kebiasaan-kebiasaan yang berlaku di lingkungannya.
*Solusi: *Sedapat mungkin buatlah kondisi rumah tangga menyenangkan, agar
suami bisa merasakan kenyamanan, sehingga rasa ingin marah tidak mudah
tersulut. Coba cari tahu lebih banyak lagi mengenai hal-hal dan situasi apa
saja yang dapat membuatnya gembira, dan sebaliknya yang membuatnya kesal.
* Ingin Diajak Bicara dengan Tenang*
Saat suami sedang emosi percuma saja mendebatnya. Justru ia bisa
semakin marah karena merasa ‘ditantang’ oleh Anda. Akibatnya Anda bisa *ikutan
*’panas’, mengalah atau justru tidak mempedulikannya sama sekali. Pilihan
ke-3 bahkan dapat membuatnya semakin menjadi-jadi. “Jika dibiarkan
berlarut-larut keadaan psikis sang istri bisa terganggu dan pernikahan
keduanya juga terancam,” ujar Peter lagi.
*Solusi: *Langkah yang baik adalah mengajaknya bicara untuk menyelesaikan
masalah yang menjadi pemicu kemarahannya tadi. Lakukanlah saat kemarahannya
sudah reda. Gunakan gaya bicara yang halus agar emosinya tidak ‘naik’ lagi.
* Ingin Mengungkapkan dengan Terus Terang*
Ada hal positif yang bisa Anda dapatkan bila suami memiliki sifat
temperamental. Sifat tersebut membuatnya selalu berterus terang dan jujur
mengenai apa yang ia sukai maupun tidak. Hanya sayangnya cara ia
mengungkapkan cenderung frontal sehingga kesan yang Anda tangkap adalah rasa
tidak suka.
*Solusi:* Bila ini terjadi atasilah dengan menganggapnya sebagai suatu
kritikan untuk Anda. Percuma saja bila emosi Anda terpancing karena dia
tidak akan mengubah pendapatnya, dan lebih buruk lagi, ia tak merasa salah!


percuma, smua sdh kulakukan yang ada suami besar kepala.
suami gue banget tuh….ternyata bukan gue aja ya, yg merasakan itu…
setuju, memang para suami pada sok tahu, merasa dia paling pintar dan benar
Sampai dimana kita harus bersabar…..
wah sama sama…repot …di tanya aja emosinya di besar2kan ..aq lebih sering mengalah tp tetap aja jadi wanita yg serba salah…justru semakin menjadi..hmmm
pusing juga ngadapin suamiku, tiap hari marah… beda dengan sblm menikah….
smoga sgla kgundahan ni sgra brakhir, driku and my baby mrsa Nyman kmbali,, ,’(
Para suami itu cuman punya 4 “TAU”
SO’ Tau, gk mau tau, pura-pura tau, padahal gk tau
suamiku jg pemarah skl. salah dikit aja langsung marah luar biasa, memang nyesel sih, kenapa waktu pacaran dulu tidak keliatan, kalo dunia bisa diputar mending gak nikah sama orang pemarah gt, but sudah terlanjur ya hrs sabaaaar aja and lebih mendekatkan sama Allah
suamiku juga pemarah, temperamental…. karena perbedaan umur dia lebih muda dari ku 10tahun. bersabar dan selalu bersabar… rasanya aku jadi sakit otak nahan persaan ku… klo tuhan memberi ku kesempatan, lebih baik aku ga pernah kenal dia sama sekali… aku ga pernah bahagia…
Menyebalkan memang punya suami yg temperamental.Mintanya di mengerti tapi tidak mau mengerti.Kalo lagi marah,aku harus ikutan marah kalo aku diam,dia akan semakin di atas angin dan semakin mencaci maki aku karakter yg susah untuk di rubah.Menyesal?Sudah terlambat.Hanya belajar sabar utk menghadapinya
Kukira cuma diriku yang merasakan, ternyata rata-rata sama semua
Serba salah menghadapi suami yg pemarah. Kadang2 diri kita sendiri sebagai istri, disalahkan tanpa sebab yg jelas.
Bila Istri harus terus mengalah,….. sebenarnya sampai kapan?
Bila Terus bersabar, ……. terasa terlalu hambar dan tidak seimbang.
Bila ……….,
Bila ……….,
Bila …………..?
Menyesal kemudian pun percuma. Hanya rentang waktu yang panjang, yang mampu menjawab kapan Suamiku yang pemarah akan mengubah karakternya menjadi Suami yang penyabar.
Harapanku……., Semoga suatu saat nanti……., Suamiku akan menjadi suami yang sabar, dan penyayang bagi keluargaku. Amin…..!
iya..hrus sampai kapan untuk bersabar? bkn mikir anak mah g dah tinggalin d aja..dasar laki2 ga tau diri,SOK!! boro2 mau minta tolong…liat wajah nya yg suntuk aja dah nyebelin.NASI JADI BUBUR
tadinya sih ngalah.brkl bs sadar, eh bukannya sadar malah dianggapnya ngga berani. skr sih klu dia pukul meja..gua jg pukul meja. dia nglempar gue.tak balas lagi> biar ngga sakit hati. orang tua gue ngga perlakukan gue gitu.
susah jg klo punya suami pemarah,krn apapun yg kt lakukan pasti semua serba salah,apalagi klo ilmu agamax kurang,,,pasti lebih parah.bkin ini salah bkin itu salah….jd buat para istri kyajx satu yg pantas diucapkan”SABAR”
bener banget semua,suami q baget ini,klo aku yg ngalh mlh jadi betingkh,semoga saja dia bkl berubah dan megerti krn ku ga bisa hidup tanpa dia mau ga mau hrs sabarrr
hiks….
ga berhasil jg nerapkan saran2 diatas..
ya tuhan kami, anugerahi kami pasangan dan keturunan sebagai penyenang dan menyejuk hati kami dan jadikan kami pemimpin orang-orang yang takut kepadamu.
semoga allah menganugerahi kami -para suami- sebagai penyenang dan penyejuk isteri dan bertutur kata lembut amiin
ya Allah.. berikankanlah kesadaran untuk suami2 kami bahwa kami sangat sedih dan tertekan dengan perlakuannya… Aminn
hiks…ternyata banyak jg yang bernasib sama sepertiku…cuma bisa berdoa smg Allah melembutkan hati dan perangainya. Amin…
Ternyta bknn hanya aku yg merasa malang menikahi pria t
Temperamental bgt,sdh antiklimaks rsanya,kasar stiap detik sejak menikah…y اَللّهُ..knp begini pernikahanku,kasian anakku melihat kekasaran ayahnya padaku didepan matanya.belum lg mertua perempuan yg seperti mencuci otak anaknya utk mkin mmbenciku,cobaan apa ini?apa cerai hrus jd jalanku???
saran sudah dilaksanakan, terima kasih atas artikelnya… tapi perubahan di suami belum ada, saya berusaha sabar melaksanakan semua kegiatan seperti biasa dan tidak mengurangi porsinya
saya berusaha berbahagia, tapi tetap sulit…
bagaimana caranya agar kita sabar dan berbahagia dengan kondisi ini….
suami saya bener-bener suka marah… sampe saya tidak berani hamil… mohon saya dibantu, untuk mengatasi perasaan saya, atau memberi saran, sebaiknya saya melakukan hal-hal apa yang baik, selama ini saya tetap melayaninya… tapi, untuk hamil, rasanya ngga mungkin, takut banget
ku pikir hy aku yg bernasib malang, ternyata byk bernasib sama. Ini suamq bgt….kalo marah minta ampun spt kemasukan setan dan suka memukul, biar hal2 kecil selalu di persoalkan……ingin rasanya lari meninggalkannya tapi ku pikir gak ada jg yg abadi di dunia ini, smua pasti akan kembali ke sang pencipta, Allah SWT gak pernah tidur…..
,nyesal aq ketemu ma dia.kalo aja waktu bisa di putar dibayar berapapun aq gak mau nikah ma dia.untung aja punya mertua yg baik,klo gak udah aq tinggallkan dia.
Ya Tuhan…. ternyata aku tak sendiri….. byk wanita2 yg mengalaminya….. bagaimana klu kita buat Group baik itu BBM or yg lain , dan gunanya untuk tempat share bagi sesama krn aku pun pada saat kekerasan itu terjadi ingin rasanya mencurahkan perasaan tetapi kadang kita tak berani bila curhat itu di ketahui oleh orang yg dekat krn kita tak mau mrk tahu tentang masalah dalam rumah tangga kita….
ohya ini group BBM ( Blackberry Messenger) “Curhatan Hati” add aja yea 211EC51F…….. semoga bermanfaat
emang bener,beda bnget pada saat pacaraan,dia begitu lembut dan jarang marah,namun sekarang,hal sepele pun bisa jadi masalah besar…mw gimana lagi…sudah ada buah hati kami se ”baby” …harus banyak bersabar menghadapi suami PEMARAH…………
sampai dimana kesabarn manusia bs bertahan, mkn klo melihat anak yah bisa terobati. tp kadang kala sdh kelewatan, mkn tdk bs berubah yah sifat yang seperti itu.
seumur hidupku, baru sekali ditampar. itupun suamiku sendiri yg melakukannya. hanya masalah sepele saja, dia marah besar. krn kami sama2 orang keras, tdk mau mengalah. tp untuk ke dua kalinya, aku gak bakal terima. mgkn aku akan balas lagi
suamiku adalah yang terbaik untukku menurut Allah, dan harus ikhlas menerima segala kekurangannya…..mengalah bukan berarti kalah saat ia bersikap tempramen, hanya kepada Allah saja berserah diri, karena hanya kepadanya tempat kita mengadu
saya kok kebalikannya ya, justru isteri saya yang suka marah-marah
ya,,allah sama bgt,,,ternyta bukan cuma aku z,,,aku sampe bingung harus bagaimana ngadepinN jalani semua ini….
q sllu berusaha utk mengalah dn sabar menghadapinya,,tp dimatanya q tetp slah tdk prnah bnar,,,suka menyudutkan dn bnyak menuntut,,rasanya sprti jd istri yg ga punya arti apa apa bgnya
Bner bgt!gr2 aq0e hmil d luar nkah,trus akhrnya keluarga nya nglamar aq n nikah ma dy,tpi stlh nikah,dy slalu marah2,nyudut in aq,knp pke acara hamil sgla,”coba saja km gk hmil,kt gk akn nikah,n masa muda q gk akn hlng”tandas nya. ..Parah bgt khan. .dy yg nanem benih,aq yg d salah2 in. .west ud gt,sben hr marah gk jelas,l0k maw ny gk d ikut in dkit ja,dah mencak2 kyak setan,sm0ga q kuat dlm menghadapi suami yg keras ini,dmi baby yg sdang q kandung..AMin. . .
yah agak nyesal aja kalau tau pemarahnya kelewatan begini ….tapi segi positifnya juga banyak….yah yang terbaik ya bersabar
Sepertinya memang wanita harus mengalah… & terus mengalah… hmmm terkadang capek & sering menangis sendiri .. demi anak2 aku bertahan dengan semua keadaan ini..Ya Allah engkau maha pengasih & penyayang… berikanlah kelembutan hatimu pada suamiku.. semoga saja Allah mendengar doaku… & doa kita semua..Amin YRA.. buat semuanya jangan menyerah ya.. banyak sekali orang2 yang mengalami perlakuan spt ini… tetap semangat yaa… smoga semua keadaan bisa berubah..Amin
Ak bingung harus gmna.. soalnya posisi ak sbg anak. ak suka kesal skaligus sedih kalo udah liat org tua marah2 krn awalnya bpaku yg pemarah itu. shg ibuku jg ikut2n marah, ngedumel2. ujung2nya kalo ibuku curhat ttg bpaku, ak suka diem krn kesal.
sampe kpn ya bpaku bisa berubah..
Stress jg kalo udah dlm kondisi kaya gini, ak harus ngmong gmna dan apa yg harus aku lakukan ya
yg dirugikan kalo kaya gini kan anak jg. sedih n kesal liatnya.
Masyallah ibu engkaulah penghuni surga maka ikhlaskanlah kepada allah dalam menghadapi sifat suami2 kita dan berdoa’lah supaya suami di berikan kelembutan hatinya sbg pemimpin keluarga karena hanya allah-lah yg membolak balikan hati seorang hamba bila kita saling curhat keadaan rumah tangga kita tidak akan ada yg adem ayem karena pernikahan itu menyatukan dua sifat yg berbeda nah tergantung kita bgmna menyikapi sifat-sifat itu saya juga manusia tdk lepas dr ketidaksempurnaan ada kalanya saya kesel thp suami suka marah tp saya berusaha mengalihkan kekesalan dan kekecewaan saya sama membaca al quran dan berdzikir agar hati saya tenang….semoga bermanfaat
seorang istri akan selalu teraniaya apabila mempunyai suami yang tempramental.
swmiku pemarah bgt,sumpah q tekanan btin bgt,mkanya mpe skrg q blm hmil,sdih bgt pny swmi kyk gt,dah br5bar,tp dy menjdi2,jahat bgt,pgen p5ah ra5anya,tp q malu nyandang sttu5 janda. .
malang bgt na5ib aq
T_T
Aq hanya bisa pasrah dan hanya bisa berdoa..semoga اَللّهُ mendengar doa2 q..krn hanya اَللّهُ lah yg bs merubahnya..krn sesungguhnya اَللّهُ maha berkehendak…
Aq hanya bs pasrah dan hanya bisa berdoa kpd اَللّهُ. Karena hanya اَللّهُ lah yg bs merubah nya..krn sesungguhnya اَللّهُ maha berkehendak..semoga اَللّهُ mendengar doa2q…
ya allah aku selalu ketakutan selama menikah krn tempramennya suamiku ya allah rubahlah hati suamiku menjadi lembut dan penyabar juga penuh kasih …amin…kuatkan aku ya allah..
kirain cma aq doank yg punya nasib begini, dah aq ga punya siapa2 saudara ga ada, ga ada yg bela n ngayomi, jdi ipar2 dan mertua anggap remeh sm aq. N suami juga temperamental, suka banting2 barang, padahal perekonomian kami juga sulit. Pengen mati aq rasax tapi ingat anakku..Tlng gmna cara menghadapix. Thx
pusing klo dpikirin trus mlah ktany jd strees y skrg mh life goes on aja badai mdah2an coet brlalu
for felicia dont make confuse about that we just wish everythink gonna be find mskpn qtq g tau itu will the end we just pray pray n pray
menyebalkan ya punya swami pmarah g cape gt y tiap hari bsanya marah2 mlulu
teman teman,ternyata bnyk permpuan yang merasakan hal yang sama setelah menjalani hidup berumah tangga.saya sendiri mengalami bagaimana harus bersabar dalam menghadapi suami saya yang sangat pemarah.walaupun hidup kami terpisah,karena suami kerja di luar kota tapi kalau lagi marah,ampun saya,badan saya sampai kurus,pikiran saya kemana2.smsnya kata2nya bagai menampar muka saya.saya udah tau dari semenjak kami masih pacaran,bahwa dia sorang pemarah.tapi karena cinta saya yang begitu besar kepadanya.tamparan2 kata2 dari suami saya,saya anggap sudah biasa.hanya yang bisa saya lakukan semoga allah mendengar doa2 saya semoga suamiku selalu dikaruniai kesabaran,hati yang penuh kasih sayang,hati yang penuh kelembutan dan semoga rumah tangga kami langgeng sampai tua.dan satu hal yang selalu dia ancamkan kepada saya,kalau.dia lagi marah adalah dia mau menikah lagi.dan itu yang sering dia ucapkan kalau lagi marah dan yang pastinya stu yang saya lakukan hanya BERSABAR.
Suamiq jg kyx gtoe,.wlau kdng2 dbkin kesel&kcewa.alhmdulilah smpai skrng ak msh bs mengatasinya diusia pernikahan yg ke-6
bleeh tau ga,,,latar belakang keluarga anda seprti ap? mungkn pngruh kluarga yg mbuatx,,brsft temperamentl…
maksudx,,bagaiman latar belkang suami anda di dalam keluargax,,mungkn saja pngruh lingkungan/ seprti dalam lingkngn keluarga yg membuatx bersifat temperamentall..atau diturunkan oleh ayah / ibux,,seprti itu,,
ternyata beberapa bernasib sama, punya suami suka marah2…dikit2 marah, marah kok dikit2. pernah gw ngomong gitu, saking udh muaknya…hehhe. smoga di lembutkan hatinya dan gw di berikan kesabaran.
banyak wanita mengalami hal yang sama seperti yang saya rasakan, kalau lagi baik suami baiknya luar biasa, saat marah barang bisa di tendang, berteriak di depan orang banyak, bahkan pernah memukul dan mengancam mau membunuh, saya yakin ALLAH SWT tidak tidur, hukum karma pasti berlaku……..
Alhamdulillah…ternyata ada juga teman sepenanggungan. Saya tidak tahu harus mengadu kemana, karena semua akan jadi serba salah. Hal ini benar2 sedang saya alami sekarang. Suami saya sensitif sekali, sehingga apapun yang terjadi akan menjadi kesalahan saya. Salah bicara saja jadi masalah besar, sms lama terkirim aja aja ngamuk2 (padahal sms terkirim cepat ato ga kan tergantung jaringan…:(:(…). Ada tugas ke luar kota, ngambek….alasannya karena terlalu cinta dan takut kehilangan…ah…cinta macam apa itu?…Awal2nya saya sering ikutan emosi, karena tersinggung dan ga terima diperlakukan seperti orang “ga bener” dan saya merasa seperti orang dungu dimarahin hampir setiap hari. Tapi lama2 saya cuek aja….biarkan dia melakukan apa yang dia mau. mau marah, mau kasar, mau ngata2in saya seenaknya, terserah!!!! yang penting saya tidak merasa melakukan apapun yang sekiranya akan mengganggu rumah tangga kami, dan tidak balas bertindak “gila” seperti suami saya. Karena saya juga punya tanggung jawab yang lebih penting terhadap anak saya. asalkan saya tetap berusaha menjadi istri dan menjalankan tanggung jawab sebagai istri di rumah dan di luar rumah. Apapun yang terjadi selanjutnya, saya serahkan pada keinginan suami saja. Saya hanya ingin mempertahankan rumah tangga saya dengan kesabaran. Selebihnya saya tawakkal aja. Semoga Allah membukakan hati dan pikiran suami saya untuk menjadi kepala rumah tangga yang lebih baik. Saya pasrahkan kelangsungan rumah tangga saya kepada Allah SWT……
Dulu q jg gt,malah lbh parah.
Q sering dipukul sampai biru lebam bahkan berdarah2.
Tp skrg dy gk berani lg,gara2 pernah g tinggalkan dy pulang kermh ortu q diluar negri,n mau gak mau dy harus jd single parent buat 2org anak kami yg masih balita,merasakan pahit getirnya kehidupan tanpa istri..,
uang gajinya habis cuma buat byr pengsuh,sdngkan g hidup berkecukupan dgn ortu q,
setaun lamanya dia memohon2 agar g kembali pulang,krn gk sanggup ngasuh anaknya yg hiper aktif..,
tp krn rasa kasian q terhadap anak2ku,makanya q kembali lg sm dy n dgn catatan dy gk blh lg kasar n hrs lbh bnyk mendekatkan diri sm tuhan,n ternyata insya allah sikap ku berhasil ngubah dy..,skrg suamiku gk lagi terlalu tempramental n lbh penyayang dgnku..,meskipun terkadang sifat pemarahnya timbul tp alhamdullilah masih bs ku atasi.
wah baca komen2 yg diatas,,jd merasa tak sendiri menghadapi suami yg sedang marah2 or pundungan…td siang sih berasa nyesek bnget diati, sekarang malah merasa enteng aja bawaannya…semoga dengan doa2 suami2 kita dibukakan hatinya agar lebih sayang sm istri n anak2nya..Aamiin.
y km yg sbr aj de mudh2an suami anda brubh mnjdi yg lbh baik lg amiiiin
kayaknya kuncinya cm satu, sabar en ngalah dengan tujuan untuk kebaikan rt kita. satu lagi, cuekin aja sikapnya yg dah kayak gt..anggap aja makanan sehari2, meski negg…masuk telinga kiri keluarin lg telinga kanan….key!!
suami gue kaa begitu, melakukan kesalahan sedikit aja emosinya langsung tinggi
ternyata aq gak sendiri, suamiku temperament bgt.. blm genap 1 bln nkh udh maen tangan n banting2 brg, pmukulan brlangsung mpe usia prnkhn kmi 1 thun lbh.. truz dy gak maen pukul lg cz diancam sm pihak kluarganya sndiri yg lawyer. tp kata2 kasar n banting brg msh..
skrg saat usian prnkhn kmi 1,6 thun aq ngrasa g sanggup lg..krna tiap ribut dy slalu ngancam n bikin q kabur dr rumah,, tp udhnnya dy mhon2 biar aq balik n jnji mw brubah..
tp bgitu udh breng lg trnyata dy gak brubah juga..
aq milih pulang ke rumah ortu aja,,mumpung q msh muda n blm pnya anak.. jd lbh baik aq mngabdi aja sama ortu.. urusn jdoh yg psti aq gmw slh pilih lg..
Cuma bisa (╥﹏╥) kalo suami udah keluar tempramentalnya. Nyesek, sakit hati. Ga bisa di ajak sharing, bisanya cm marah2, suka banting barang. Kalo udah kaya gitu ga tau kenapa rasanya nyesel nikah sm dia, pengen pulang ke ortu. Saya sayang banget sm suami, tp klo kaya gini trus ga tau hrus gmn, cm tawakal sm Allah. Mudah2an suamiku bs berubah lebih baik.
Hhmm,,,trnyta bnyk skli yg snasib sm sy..sy d sni mzih pcaran cma pasngan sy tempramen skli,,klw uda mrah pzti brakhir dg memukul,,sy prnh d pkul smpe memar hngga berdrah.nyesal jg sch knal ama dy,mw sy tnggalin tp mzh brpkir karna sy pcran ama dy uda klewat btas uda kaya suami istri gthu.tp drpda mnyesl nant klw uda nikah sy hrz brpkir lg utk bza sma” lg ama dy..Mudh”an dy bza brubah
sy paling ga bisa sabar menghadapi suami tempramental, selalu terpancing emosi,,makanya buat perempuan yg blm menikah, harus ekstra hati2, dan teliti sblm menikah..
suamiku jg temprament… sumpah deh bikin sesek dihati klo dy udah ngomong dgn kasar. ak ngerasa g berharga, klo suamiku marah ucapan2 kasar n kotor keluar deh dr mulutnya, klo marah bs smpe brhari-hari. Yaa Allah nyilu hatiku dengerx. apalgi klo tengkarnya lewat SMS, SMS dy serasa menampar pipiku… klo udah gt ak cm bs nangis n ngeliat anakku yg msh balita, ckup membuatku kuat dgn melihat anakku.. jujur anakku yg mmbuat ak bertahan, ak cm tidak ingin anakku memanggil ayah dan ibu pada org lain… ak ingin tetap mjdi ibu dr anakku, dan dy mnjadi ayah dr anakku.. ak g pernah mengharapkan perceraian… smg Allah mmeberiku kekuatan dan kesabaran untk mnghadapi suamiku. gapapa mskipun ak hrs sllu ngalah, yg penting rmh tanggaku tetap utuh… demi anakku yg amat ak sayangi, dy g berdosa dan dy tdk mngerti apa2…
Terimakasih.. atas saran nya.memang pada dasarnya suami yang tempramen perlu kesabaran dalam menghaadapinya.. namun terkadang, kita sebagai istri kewalahan menghadapinya.. satu kata kunci agar pernikahan tretap bertahan seutuhnya adalah dengan “bersabar” karena Allah tidak akan memberikan cobaan kepada umatnya jikalau umatnya tak mampu memikulnya..
suami gue juga begitu,,kalo marah pasti berakhir dgn cara pukul ,,bikin gue stress bgettt,,,skrg gue smakin benci dia,,kalo bukan karena anak2ku,,,gue akan tggalin dia..mentang jadi lelaki sok kuat aja beraninya pukul istri,,,,gue jdi sedih punya suami bgitu dan srkg saya hanya bersabar aja,demi anak2ku,
alhmdulilah walaupun suamiku sekarang sering bgt marah,tp cuma karena bawaan bayi.karena skarang aku sedang hamil tua.
saat pacaran,ia pernah marah n memukul aku sampai berdarah.tapi aku tidak diam,saat ia marah lg aku yg balas memukulnya.aku pukul dia sampai ia benar2 sadar kalau dia yg mengajariku berbuat seperti itu.
suamiku juga, salah dia dia langsung naik darah, maki maki tiada henti, aku cuman bisa diem ajaa..
tp lama lama dia langsung jd orang yg paling baik sedunia, manjain dan sebagainya tp skalinya bkn salah lg wuuuh dia tibatiba naik darah gakendali..
selalu saja wanita yang mesti pro aktif terus untuk memahami,memahami, dan memahami suami yang temperamental, makin qt mengalah, bukannya makin ngerti kalo qt juga punya kontribusi untuk bantu dia menurunkan kadar temperamentnya, malah makin arogan saja. mawnya cuma didengarkan, sekalipun dia menghina dan mengkritik pedas istri, istri tidak ada hak untuk complain…saya sudah hampir 20 thn mengalami tekanan dgn suami yg temperamental seperti ini, tapi sampai hari ini dia sama sekali tidak berubah lebih baik. dia tetap konsisten untuk selalu menyudutkan saya. saya bicara bukan ke dia, tp menurut dia ucapan sy salah, langsung aja dia kritik habis, tidak peduli saya bicara dg siapa. sampai hari ini,demi anak-anak saya masih memilih sikap bertahan. saya sekarang seperlunya bicara ke dia. Pilihan terakhir memang lepas dari hidup dg watak temperamentalnya ini. Saya belum dapat menemukan cara membuat dia berubah lebih santun, semoga Allah menunjukkan jalanNya kepada saya yg terbaik.
ya, 4wl.. byk sekali wanita yg bernasib sama.suamiku baik,penyayang tapi ketika marah,, dia mengamuk g karuan,g peduli,, tu ada orang apa enggak!pdahal semua permslahan tdk boleh kedenger org laen.. pas marah,dia bentak bentak kayak q anak kecil aja!bikin q maluuu bgt!!dan itu trjadi juga ma mertuaku!q g dianggep sbgai menantunya,tp cucunya,yg ketika py salah harus dimarahin ddpan org byak!!rasanya g betah hdup ma mereka,. tp pengen PULKAM rumah ortuku jauh diluar jawa!!!ya 4wl,. hya engkau yg tahu.. apa yg terjadi padaku..
aku sbenernya blum da niatan buat nikah muda,org aku bru lulus SMA udah d paksa nikah sama bpa aku ma co aku yg bru pacran 7blan,dari sanalah mertua aku g pernah ngehargain aku,slalu menyepelekan,apalg mertua yg laki nganggap aku twuh anak kecil yg g berharga sama skali,kalo salah dkit marah2nya minta ampun bentak2 aku d dpan org bnyak d tambah suamiku pemarah dan kalo aku complain dkit lgsung mukul,,skarg usia pernikahanku udah 1th 7bln,ortuku pun seolah tdk pduli akan kemalangan nasibku.
suamiku juga pemarah banget salah sedikit langsung ngamuk ama anak juga tak ada kontak .nyapa jua tak pernah aku bertahan cuma karena anak dan mertua
bener tuch cara mengatasi suami yang memiliki sifat tempramental itu jalan satu2nya adalah jangan membuat keadaan jadi lebih panas ketika emosinya lagi meledak2…emang sich kadang kita pun lelah untuk selalu mengalah tapi sifat buruk itu juga gak bisa hilang secepat kilat butuh kesabaran ekstra tinggi untuk menghadapi sifat n wataknya itu…tapi percaya dech kalo kita sabar, dan jika dikomunikasikan dengan baik dengan suami kita saat emosi nya mulai reda…insy4JJ…bisa diatasi…
ya allah bantulah kami untuk keluar dr mslh ini.
baru 3hari menikah suamiku udah mukul nukaku dan jambak rambutku.
sakit rasanya.
rasabya ak ingin berpisah krn dia ga akn pnh berubh
Bagi yg belum menikah kenali dulu dia,sebelum menyesal menikahinya.
Berikut ciri suami pemarah dan suka mukul:
egois,curigaan,slalu cek hp,membatasi pergaulan,moody,terkadang sayang tp jg cepet emosi,suka menghina,suka menggunakan bhs binatNg jika lg marah.
Itu semua sifT suamiku,dia jahat,ak g kuat lg hidp sama dia,ak ingin pisah tp ada bbrp hal yg msh ak pertimbangkan.
Y allah tlg hamba.
hallo mbak felicia sabar ya jangan lupa berdoa tabah ya mbak, kalau mbak memang tak punya siapa-siapa seandainya ingin boleh kok kita berteman saya juga sendiri jauh dari keluarga.
saya doakan semoga mbak di beri kekuatan juga kesabaran dalam menghadapi cobaan.
hallo dhera saya ikut sedih kok teganya orangtua sampai tak peduli. Dhera masih muda mumpung belum ada anak cari kesibukan umpanya kursus atau cari kerja yang penting harus keluar dari rumah,sampaikan sama suami dengan baik -baik bahwa dhera ingin sekolah lagi,apapun tanggapan dia dhera jangan takut hadapi aja tunjukan kalau dhera juga mampu,apalagi bpk mertua tak menghargai.mulai sekarang dhera tak usah lagi ngadu sama suami agar tak di kasari lagi,syukur kalau suami dhera mau biayain sekolah dhera.kalau tidak coba cari kerja di toko-toko berusaha aja memang tak mudah nyari kerja,tapi cobalah ya.saya doakan semoga dhera dalm lindungan Allah selalu.jangan putus asa.
sama suami ku jg seperti itu,bahkan klo marah sampe pukul kepala nya sendiri nyakiti diri sendiri, kdng aku takutt
Sma ma yg q rasain skarang,,,tp dmi anakq yg msh balita q co
Y ALLAH, Tnyata bnyak juga yg mengalami hal sepertiqu. Saat suami marah bhkan banting barang2, atw smpai mukul, remuk rasanx hatiqu. MAu ngadu sm keluargaku, q malu. Cz q nikah sm dy jg bkn krn djodohkan, krn mau qta. RASANYA INGIN SEKALI PERGI JAUH JAUH DARINYA.
Dada sesak,sakit bla menghadapi suami tempraman bla marah semua barang ancur,lemari kulkas pun bisa jd sasaran. kapan suami q bisa merubah sifat kasarnya dengan berdoa,memohon pd sang penciptanya Allah swt tapi belum ada jalan tuk mengatasinya karena suami q gk pernah beribadah ato pun sholat apalagi berdoa.mudah mudahan suami q di beri jalan dan bukakan hati dan pikiranya dan pertemukan orang yg bisa menasehati yang tepat untuk merobah sifat dan karakternya yg kasar bisa melembutkanlah hati suami q aamiin.
Saya sering sabar dan selalu mengalah,malah saya sering dianggap istri pembawa sial,semoga saya terus diberi kesabaran sampai akhir hayat,semoga kalian juga para istri
ku doakan semoga kalian semua di beri kesabaran juga ketabahan,semoga Allah melindungi kita semua